Ternyata Ini Penyebab Harga Telur Ayam Naik

 

Lubuklinggau, BLLG- Harga telur ayam disebagian pasar tradisional kini merangkak naik. Kenaikan harga yang dirasakan sejak pertengahan Agustus oleh salah satu agen usaha ‘MSP TELUR’ di Kota Lubuklinggau juga kian naik menjadi Rp 53 ribu hingga Rp 56 ribu dari harga normal Rp 45 ribu.

 

Sementara, penyebab kenaikan telur diduga karena pencairan sembako. Dan permintaan telur dari warung cenderung sedikit karena takut tiba-tiba harga telur turun kembali.

 

Seorang pedagang, Sofpian menyebutkan “Mengenai isu kenaikan telur ini di sebabkan karena pencairan sembako se Indonesia,” ujarnya.

 

“Jika telur lagi naik seperti ini kebanyakan warung protes semua karena harga telur melambung tinggi, dan mereka banyak membatasi stok pengambilan mereka, takutnya nanti mereka sudah ambil telur banyak tiba-tiba langsung turun harga telurnya,” ungkap Sofpian saat diwawancarai tim media berita Lubuklinggau, Kamis (25/8/22).

 

Harapannya semoga isu mengenai kenaikan harga telur ayam kembali normal dan membaik sehingga pedagang dan pembeli pun ikut merasakan tenang.

 

Agen MSP Telur ini telah dirintis sejak tahun 2020 yang beralamat di Jl. Majapahit No.77 Rt.02, Timur I. MSP Telur menjual Telur Ayam Negri secara grosir dan ecer. (Pretty)

Penulis: Pretty Editor: Rah Zainal