Simfoni PPA, Aplikasi Canggih DP3APM

 

*Mudahkan Pelaporan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

 

Lubuklinggau, BLLG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Lubuklinggau, memperkenalkan aplikasi canggih untuk mendata laporan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

Aplikasi itu adalah Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak atau Simfoni PPA. Seperti terungkap dalam kegiatan pelatihan sistem pendataan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak gelaran DP3APM Kota Lubuklinggau di Hotel Cozy Lubuklinggau, Selasa (6/7/2021).

 

Kepala DP3APM Lubuklinggau, Heri Zulianta melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Lubuklinggau, Devi Ratnasari mengatakan, secara keseluruhan, kegiatan Pelatihan Pendataan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan melalui Aplikasi SIMFONI PPA di Kota Lubuklinggau berlangsung sukses.

 

“Alhamdulillah, 44 peserta pelatihan ini, mendukung tujuan dilaksanakannya kegiatan ini. Yaitu, para peserta menjadi satu data, hingga bisa mengaplikasikan Simfoni PPA guna melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak ke DP3APM Kota Lubuklinggau,” kata Devi kepada beritalubuklinggau.com usai pelatihan.

 

Devi menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat Kota Lubuklinggau agar tidak takut atau ragu untuk melapor kepada UPT PPA Lubuklinggau, agar kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diminimalisir hingga bisa membantu memecahkan suatu masalah terhadap kasus perempuan dan anak.

 

“Selama ini, persentase tingkat laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen. Hal itu karena, mereka merasa segan dan takut untuk melapor,” sebut Devi.

 

“Selain itu, ketidaktahuan masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan tersebut juga menjadi salah satu faktor. Belum lagi jika stakeholdernya tidak bisa memecahkan masalah, sehingga korban pun merasa tidak diperdulikan,” imbuhnya.

 

Untuk itu, lanjut dia, melalui Aplikasi Simfoni PPA ini, Perlindungan Perempuan dan Anak ini, masyarakat tidak perlu takut dan ragu lagi bila mendapati ada tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan, sambung ia, apabila pihaknya tidak bisa memecahkan masalah tersebut, maka Kementerian PPA yang akan menindaklanjutinya.

 

“Kami harap, masyarakat tidak lagi takut untuk melapor bila melihat atau mengetahui adanya kejadian. Sebab dengan Aplikasi Simfoni PPA yang bisa didownload melalui Play Store ini, sangat memudahkan proses pelaporannya. Terpenting lagi, data diri atau identitas pelapor terjamin kerahasiaannya dan tidak kami publikasikan bila tidak diperlukan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Tim Teknis dan IT Support DP3APM Kota Lubuklinggau, Yogi Sparingga memaparkan, cara penggunaan Aplikasi Simfoni PPA DP3APM ini sangat mudah.

 

“Pelapor atau korban, bisa langsung mengakses Aplikasi Simfoni PPA ini. Kemudian, memasukkan data diri dan laporannya. Setelah data masuk, Tim DP3APM Lubuklinggau akan melakukan konfirmasi langsung terkait laporan yang disampaikan,” papar Yogi yang juga menjabat General Manager IT di Berita Lubuklinggau Grup.

 

Untuk diketahui, turut hadir mengikuti pelatihan ini, diantaranya pihak Kelurahan, Kecamatan, Unit Perangkat Daerah, Disdukcapil Lubuklinggau, Dinas Sosial Lubuklinggau, Dinas Kesehatan Lubuklinggau serta Sat Pol PP Kota Lubuklinggau. (*)