Reses II Ecie Lasarie di Kelurahan Dempo, Warga Usulkan Perbaikan Infrastruktur dan Bantuan Sosial

LUBUK LINGGAU – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Ecie Lasarie, menggelar Reses II masa sidang tahun 2026 di Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Kota Lubuklinggau.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubuklinggau Timur I, Fitrianto Romadhona, S.STP, para lurah, para Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, hingga peningkatan sarana pelayanan masyarakat.

 

Nilawati, warga RT 06, mengusulkan rehabilitasi Jalan Bukit Kaba yang kondisinya berlubang. Ketua RT 10, Sagiman, menyampaikan usulan bantuan bedah rumah bagi warga yang rumahnya roboh, pemasangan tiga titik lampu penerangan jalan, bantuan mesin destilator, penataan kawasan pemakaman di Karya Bakti, bantuan biaya gotong royong pembangunan jalan setapak, serta rehabilitasi jalan setapak yang telah rusak.

 

Siti Musliha dari RT 08 mengusulkan pembangunan talud untuk mengatasi longsor. Usulan serupa juga disampaikan Darwaji, Ketua RT 03, yang meminta pembangunan talud di bantaran Kali Mesat.

 

Lurah Jawa Kanan SS, Yuliana, turut mengusulkan bantuan dana material bangunan bagi lima rumah warga korban kebakaran di RT 04 agar proses pembangunan kembali rumah warga dapat segera dilakukan.

 

Sementara itu, Kader Posyandu Kelurahan Dempo, Teti, mengusulkan bantuan timbangan bayi dan balita, timbangan lansia, alat permainan edukatif bagi anak, serta seragam kader Posyandu guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Usulan lainnya datang dari Tanyo Wijaya, warga RT 08, yang meminta pembangunan talud di depan rumah Almarhumah Hj. Samsah serta rehabilitasi saluran pembuangan air di perbatasan RT 08 dan RT 09 yang mengalami longsor. Warga RT 09 juga mengusulkan perbaikan saluran drainase di lingkungan mereka.

 

Didik Susanto mengusulkan perbaikan jembatan penghubung Karya Bakti–Dempo yang kondisinya mulai menipis serta penambahan lima titik lampu penerangan jalan di wilayah RT 3, RT 4, dan RT 5.

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ecie Lasarie menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Lubuklinggau sesuai dengan kewenangan dan skala prioritas pembangunan.

 

“Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Ecie Lasarie. (*)

error: Maaf Konten Di Proteksi