PPS Akbid Nusantara Lubuklinggau Ditutup, Diharapkan Eratkan Kekeluargaan

Lubuklinggau, BLLG – Rangkaian Pengenalan Program Studi (PPS), Akademi Kebidanan (Akbid) Nusantara Indonesia Kota Lubuklinggau sudah mencapai penghujung acara. Pada Senin (5/9/22), dilangsungkan PPS sekaligus sebagai penutup rangkaian acara yang berlangsung selama 4 hari. Akbid Nusantara Kota Lubuklinggau yang beralamat di Jl. Sriwijaya, No.02, samping Gardu Induk PLN Petanang, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Direktur Akbid Nusantara Lubuklinggau, Hj. Suyatmi S.Km.,M.Kes, melalui Wakil Direktur II Bagian Keuangan, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Program Pengenalan Study (PPS) 2022, Yeni Susanti, mengatakan bahwa dengan adanya PPS ini bisa membuat mahasiswi menjadi saling menghargai dan memiliki rasa kekeluargaan antar sesama mahasiswi sebelum memulai perkuliahan.

“Untuk kegiatan PPS ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 1, 2, 3, dan 5 September 2022, untuk peserta yang mengikuti PPS ini sebanyak 23 mahasiswi, dan ada 6 peserta tambahan yang belum sempat mengikuti PPS tahun kemarin, sehingga kita ikutkan di PPS tahun ini, jadi total yang mengikuti PPS sekitar 29 mahasiswi,” jelas Yeni.

Yeni berharap PPS tahun berikutnya agar bisa lebih semangat lagi dan lebih banyak lagi mahasiswi yang masuk ke Akbid Nusantara Lubuklinggau.

“Semoga PPS tahun berikutnya lebih meriah lagi,” harap Yeni.

Sementara itu, Hj. Suyatmi sendiri, mengungkapkan rasa bahagianya bisa membawa Akbid Nusantara Indonesia ke Lubuklinggau.

“Saya sangat senang sekali bisa mendirikan kampus ini karena masyarakat Kota Lubuklinggau tidak perlu pergi jauh-jauh untuk mencari kuliah kebidanan dan yang pasti lebih menghemat keuangan. Saya dengan senang hati mendirikan Akbid ini sampai menjadikan mahasiswi di sini menjadi bidan-bidan yang profesional, Akbid ini hanya satu-satu nya di Kota Lubuklinggau,” tutur ibu yang sudah menjabat di Akbid Nusantara Indonesia sejak 2007 itu saat diwawancara oleh Tim Media Berita Lubuklinggau, Senin (05/09/22).

Jumlah kelas di Akbid Nusantara Lubuklinggau sendiri ada 3 kelas, di Akbid ini memakai sistem ganjil genap seperti mahasiswi semester 1, 3, 5 dan semester 2, 4, 6. Untuk metode pembelajarannya sendiri setelah Covid-19, sudah hampir 100% tatap muka dan hanya ada beberapa pelajaran saja yang masih melakukan sistem daring.

“Harapan ke depannya semoga bisa mendirikan Kampus S1 Kebidanan dan Profesi serta tidak hanya membangun kampus untuk kebidanan saja tetapi juga ingin membangun S1 lain seperti S1 Profesi, S1 Rumah Sakit dan lain sebagainya,” pungkas Hj. Suyatmi.