Reses II di Taba Jemekeh, Ecie Lasarie Tampung Aspirasi Warga: Infrastruktur, Lampu Jalan hingga Keluhan SPBU Jadi Sorotan

LUBUK LINGGAU – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Ecie Lasarie, menggelar Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Minggu (26/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubuklinggau Timur I, para lurah se-Kecamatan Lubuklinggau Timur I, ketua RT, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

 

Dalam sesi dialog, Ketua RT 07, Wawan, mengusulkan pembangunan talud di RT 12 tepatnya di sekitar rumah Hasan, mengingat bagian kiri dan kanan lokasi tersebut telah tergerus. Ia juga meminta penambahan penerangan lampu jalan di wilayahnya.

 

Ketua RT 04 mengusulkan pemasangan lampu jalan, sementara Ketua RT 10 meminta penerangan di Jalan Kerinci. Dalam penyampaiannya, ia menutup dengan pantun, “Ado ubi ado talas, ado budi atas balas.”

 

Sabarni, S.Sos., menyampaikan aspirasi terkait pembangunan siring di RT 03 Jalan Mangga serta mengeluhkan kesulitan masyarakat memperoleh bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.

 

Ketua RT 01, Romi, mengusulkan pengadaan meja prasmanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat saat menggelar berbagai kegiatan.

 

Sementara itu, Ratna Juwita, warga Jalan Advokat RT 06, meminta perbaikan jalan menggunakan aspal, bukan pengecoran. Ia juga mengeluhkan rendahnya tegangan listrik yang menyebabkan sejumlah peralatan elektronik warga mengalami kerusakan.

 

Renold Akbar selaku Ketua RT 02 menyampaikan usulan pelebaran jalan, penataan tiang listrik, serta penyediaan bak sampah guna mengatasi persoalan kebersihan lingkungan.

 

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Ecie Lasarie menegaskan bahwa usulan terkait pembangunan siring, jalan, dan lampu jalan akan tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan reses.

 

“InsyaAllah kita lihat berdasarkan skala prioritas. Setiap kali kami melaksanakan reses, usulan seperti siring, jalan, dan lampu jalan selalu menjadi perhatian utama,” ujar Ecie.

 

Terkait keluhan rendahnya tegangan listrik, Ecie menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak PLN agar permasalahan tersebut dapat ditindaklanjuti.

 

Mengenai antrean panjang di SPBU, ia menilai kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi distribusi BBM yang tidak selalu bersamaan atau berkurangnya kuota pasokan. Ke depan, pihaknya akan mendorong koordinasi dengan Pertamina serta aparat kepolisian untuk mencari solusi dan memperkuat pengawasan.

 

Menanggapi usulan pengadaan meja prasmanan, Ecie mengatakan usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut agar tidak mengganggu mata pencaharian masyarakat yang selama ini menyewakan perlengkapan hajatan. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah pemberian subsidi biaya sewa.

 

Selain berbagai aspirasi tersebut, masyarakat juga mengusulkan pembangunan kantor lurah yang lebih representatif, pelaksanaan pasar murah, serta promosi objek wisata Goa Batu agar semakin dikenal dan didukung dengan peningkatan aspek keamanan.

 

Seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dihimpun sebagai bahan pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah. (*)

error: Maaf Konten Di Proteksi