98 Desa di Mura Diprediksi Lebih Maju dan Berkembang

Musi Rawas, BLLG – 98 dari 186 desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura), diprediksi bakal lebih maju dan berkembang, pasca mengikuti pelatihan pengelolaan informasi berbasis website dan konten video bagi perangkat desa yang diselenggarakan PWI Mura bersama DPMD Mura sejak 18 hingga 23 Desember 2021.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mura, Dodi Johan, kepada awak media, usai menghadiri acara penutupan pelatihan pengelolaan informasi berbasis website dan konten video bagi perangkat desa tersebut, Kamis (23/12/2021) di Ballroom Hotel Dewinda Lubuklinggau.

 

Menurut Dodi (sapaan akrab Dodi Johan, red), 98 desa yang telah rampung mengikuti pelatihan bermanfaat itu, menerima sejumlah pengetahuan seputar pengelolaan website, penulisan berita yang baik dan benar, serta pembuatan konten video yang tentunya sangat mendukung kemajuan dan perkembangan suatu desa.

 

“Di era digitalisasi seperti saat ini, kita tidak boleh ketinggalan atau gagap teknologi (gaptek). Jangan beralasan kita orang desa, lantas tidak melek teknologi,” jelas Dodi.

Selain itu, tambah Dodi, 98 desa yang menjadi peserta dalam pelatihan ini, juga dibekali website yang sangat bermanfaat sebagai wadah penyaluran informasi penting maupun transparansi pemerintahan desa di desa masing-masing.

 

“Maka itu, saya memprediksi, 98 desa peserta pelatihan ini, dapat lebih berperan memajukan perkembangan desanya, dengan men-share berbagai informasi menarik tentang desanya. Adat istiadat di desa, kebiasaan unik, hingga track record pembangunan di desanya,” bebernya.

Senada, Ketua PWI Mura, Jhuan PH Silitonga, dalam sambutannya mengatakan, kemajuan teknologi di era modern ini, tak bisa dihindari. Hal itu, juga berdampak hampir di semua lini, hingga pelayanan dan informasi telah menggunakan teknologi.

 

“Hal inilah yang melatarbelakangi dilaksanakannya pelatihan ini, untuk menyiapkan sumber daya manusia yang handal di desa. Dalam mengelola informasi berbasis konten video dan Website Desa,” kata Jhuan dihadapan Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti Burlian yang menghadiri acara penutupan tersebut.

Kepada Pemkab Mura, Jhuan juga meminta solusi bagi para operator desa terkait ketersediaan jaringan internet. Sehingga pada masa transisi menuju era digitalisasi ini, masyarakat desa, dapat lebih melek teknologi.

 

Di akhir sambutannya, ia pun berpesan agar seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuannya dalam mengelola informasi berbasis website di desa masing-masing. Sebab, lanjut dia, jika tidak terus diasah dan dikembangkan, pengetahuan yang telah diperoleh ini, akan terasa sia-sia.

“Kalian (operator desa, red) sebagai penyampai informasi desa masing-masing. Kabarkanlah kemajuan dan potensi yang ada di desa melalui pengelolaan informasi yang baik melalui konten video dan website desa,” pesannya.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih atas support, perhatian dan dukungan Pemkab Mura, khususnya Ibu Wabup yang datang langsung pada kesempatan ini,” imbuhnya. (DO)

error: Maaf Konten Di Proteksi