LUBUK LINGGAU – Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Kesehatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya melalui peran kader Posyandu sebagai garda terdepan di tengah masyarakat. Dalam momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat menegaskan dukungan penuh terhadap peningkatan kesejahteraan para kader.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kader Posyandu adalah ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi kesehatan keluarga. Karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Insentif untuk kader Posyandu akan kita usahakan naik dan dibayarkan penuh selama 12 bulan. Mereka bekerja tanpa kenal lelah, dan sudah sepantasnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah,” tegasnya.
Tak hanya soal insentif, Wali Kota juga memberikan apresiasi berupa seragam baru bagi kader Posyandu sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan pengabdian mereka selama ini. Seragam tersebut diharapkan dapat menambah semangat kader dalam menjalankan tugas di lapangan dan meningkatkan keseragaman identitas mereka saat bertugas.
Pada kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi, turut melaporkan bahwa peringatan HKN tahun ini mengangkat tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Kegiatan diikuti oleh ratusan kader dari berbagai wilayah dan menjadi sarana penting untuk peningkatan kapasitas serta koordinasi antar-Posyandu.
Erwin menyampaikan bahwa dukungan pemerintah kota selama ini sangat membantu memperkuat struktur layanan kesehatan dasar, termasuk peningkatan kualitas kader melalui pelatihan, pembinaan, serta bantuan operasional.
“Kader Posyandu adalah pilar penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan peningkatan insentif dan adanya seragam baru ini, semoga kinerja mereka semakin optimal,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Lubuklinggau menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan responsif bagi seluruh masyarakat. (*)




