Seorang Warga Mura Diduga Tewas Diserang Gajah Liar

Musi Rawas, BLLG – Adi Yos Mura (43), warga Desa Tri Angun Jaya , (Sp 5 HTI), Kecamatan Muara Lakitan, Kabupatan Musi Rawas (Mura), ditemukan tewas, tak jauh dari pondok rumah korban. Diduga, korban korban diserang kawanan gajah liar.

Korban ditemukan tak bernyawa setelah hilang tanpa kabar selama kurang lebih tiga hari. Jenazah korban ditemukan sejumlah warga yang berupaya mencarinya, tak jauh dari pondok korban.

Salah seorang keluarga korban, Adi Pranata menuturkan, peristiwa mengenaskan tersebut sudah terjadi tiga hari lalu. Pasalnya menurut Adi, jasad korban sudah lebam dan membengkak.

“Kalo dilihat sudah bengkak melepuh, diperkirakan korban meningal dunia sudah sejak tiga hari lalu,” ujar Adi Pranata.

Adi menambahkan, dinihari itu juga, jasad korban dibawa ke rumah duka, guna disemayamkan. “Saat ditemukan di sekitar TKP, banyak telapak kaki gajah dan kotoran gajah pun ada di sekitar lokasi. Jaraknya kurang lebih hanya 10 meter dari jasad korban ditemukan,” jelasnya.

Senada diungkapkan salah seorang warga sekitar, Andi. Andi menduga, gajah liar tersebut datang bergerombol, karena sepengetahuannya, ada juga warga lain yang pernah melihat gerombolan gajah di sebuah ladang.

“Ada sekitar belasan gajah perkiraan. Memang kerap berkeliaran di wilayah perkebunan warga tersebut. Kemungkinan, korban meningal dunia ini karena serangan gerombolan gajah liar tersebut,” ujar Andi.

Bahkan, lanjut Andi, sejumlah pondok tempat para petani berladang serta sejumlah lahan perkebunan yang sedang di garap di sekitar lokasi kejadian, diduga kuat, kerap dirusak gajah liar.

Menanggapi peristiwa ini, Kapolres Mura, AKBP Efrannedy, melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Ujang Abu Rahmat didampingi Kapospol Bumi Makmur, Aiptu Edi Gumay, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Laporannya sudah kami terima. Sekarang kami masih melakukan pengecekan di TKP,” jelas Kapolsek saat dihubungi awak media.

Masyarakat pun berharap pemerintah ataupun pihak keamanan khususnya petugas Resort Semangus Pada UPTD KPHP Wilayah XII Sumatera Selatan dapat mengembalikan Grombolan gajah ke habitat konservasi sehingga tidak berkeliaran di perkebunan warga dan mencegah adanya korban jiwa kembali.

“Kami masyarakat Desa Tri Angun Jaya berharap, pemerintah dapat segera turun tangan untuk mengatasi gajah yang kerap berkeliaran di perkebunan kami. Jangan sampai ada korban berikutnya,” seru salah seorang warga. (esa/DO)