Lubuklinggau – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Ecie Lasarie, S.Psi, melaksanakan kegiatan Reses I guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Ketua I DPRD Kota Lubuklinggau, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubuklinggau Timur I Heru Prayuda, Camat Lubuklinggau Timur II, para lurah se-Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Timur II, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para ketua RT, ketua ranting Partai NasDem, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Lubuklinggau Timur I Heru Prayuda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota DPRD Ecie Lasarie yang telah mengundang pihak kecamatan dalam kegiatan reses tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan dalam kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik. Momen reses ini sangat penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada ibu dewan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik agar berbagai usulan dapat disampaikan dan menjadi bahan pertimbangan untuk direalisasikan.
“Silakan jika ada aspirasi yang ingin disampaikan. Mudah-mudahan hasil dari aspirasi masyarakat ini dapat menjadi pertimbangan dan terealisasi ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu, Ecie Lasarie dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk berdialog dan berbagi gagasan terkait pembangunan di daerah.
“Dalam reses ini kita membuka ruang sharing bersama masyarakat. Silakan menyampaikan usulan atau masukan yang nantinya bisa kita dorong dan dimasukkan dalam Musrenbang,” ungkapnya.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi. Purna Yanto misalnya, mengusulkan agar pemerintah melalui dukungan DPRD dapat menghadirkan pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan usulan terkait perbaikan gorong-gorong di wilayah Karya Bakti yang dinilai perlu segera diperbaiki untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
Tidak hanya itu, aspirasi lain juga datang dari warga yang menginginkan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kelompok usaha bersama, seperti pengembangan usaha ayam petelur yang dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Elendia juga menyampaikan pandangannya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Ia menilai masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama dari sisi penganggaran serta kualitas menu yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar gizi.
“Banyak komentar dari masyarakat terkait program MBG. Ada yang menilai anggarannya belum sesuai, apalagi di bulan Ramadan ini menu yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi konsep 4 sehat 5 sempurna,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ecie Lasarie menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan mekanisme yang ada.
Ia berharap kegiatan reses ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya mendorong pembangunan yang lebih merata di Kota Lubuklinggau. (*)




