Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSIA Dwi Sari Lubuklinggau Sukses dan Meriah

Siap Menjadi Rumah Sakit Rujukan

 

LUBUKLINGGAU, BLLG – Wali Kota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe, menghadiri sekaligus Peletakan Batu Pertama secara simbolis Pembangunan Gedung RSIA DWI Sari, di Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jumat (01/04/2022).

Wali Kota H. SN Prana Putra Sohe, menyambut baik dengan berkembangnya RSIA Dwi Sari di Kota Lubuklinggau ini, hal ini adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat untuk berobat.

Menjadi harapan kita bersama dengan adanya Pembangunan Rumah Sakit Dwi Sari ini dapat memberikan fasilitas dan pelayanan Kesehatan yang maksimal bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam membangun Kota Lubuklinggau semakin maju, tuturnya Wako.

“Bila nantinya RSIA Dwi Sari ini sudah beroperasi, untuk berdayakan SDM yang sudah ada, serta usahakan merekrut SDM Lokal,” ucap Wako.

Di satu sisi, Direktur RSIA Dwi Sari, Efrina mengatakan, RSIA DWI Sari sudah terakreditasi Rumah Sakit Bintang 3 Madya Klasifikasi Rumah Sakit 3C, RSIA Dwi Sari nantinya akan kita buat pembangunan dengan 4 tingkat  serta kapasitas 75 kamar/tempat tidur, ucapnya.

Insha allah gedung baru RSIA Dwi Sari nantinya akan, menjadi pilihan masyarakat Kota Lubuklinggau 2023 mendatang. RSIA Dwi Sari yang memiliki Slogan, yakni “RAPI” (Ramah Amanah Prima Ikhlas), katanya.

Sejalan dengan konsep Lingkungan Penyembuhan (Healing Environment), menciptakan suasana yang nyaman bagi para pasien dan keluarganya. Diharapkan ruang rawat inap yang akan dibangun nantinya akan memberi pelayanan kesehatan yang memancarkan aura kehangatan, dapat memperbaiki dan menenangkan sehingga bisa menjadi Rumah Sakit Keluarga yang indah, menyenangkan.

Lanjutnya, tentang Sumber Daya Manusia (SDM) Rumah Sakit RSIA Dwi Sari, terdiri atas petugas medis dan nonmedis di antaranya, yakni Dokter FUG 4 Orang (Kebidanan), Umum 4 Orang dan 1 Laboratorium, tenaga medis secara khusus telah sesuai dengan tugas dan fungsi dengan mempertimbangkan disiplin ilmu atau latar belakang pendidikan mereka, namun dapat saja tugas dan fungsi administrasi tidak dijabat oleh orang yang tepat sesuai kriteria yang ditentukan, jelasnya.

Di sisi lain, Owner RSIA Dwi Sari, dr. H. Jasman Syukur, mengapresiasi serta berterima kasih kepada Wali Kota Lubuklinggau yang telah menyempatkan untuk hadir dalam acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSIA DWI Sari, di Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, dan terima kasih juga untuk seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam memeriahkan acara kami ini, katanya.

Manager Operasional RSIA Dwi Sari, Firdaus mengatakan, bahwa pengembangan pembangunan ini nantinya dapat menyerap SDM lokal, yang mana luas bangunan RSIA Dwi Sari ini akan dibangun dengan ukuran 3.000 Meter Persegi, dengan Fasilitas Area Parkir, yakni 60 unit mobil dan 300 unit motor, katanya .

Adapun target dalam pengerjaan pembangunan ini akan kami usahakan di akhir Tahun 2022, atau bisa selesai di bulan Oktober serta langsung Grand Opening, jelasnya.

“Semoga Pada Tahun 2023 mendatang, RSIA Dwi Sari bisa menjadi tempat tujuan bagi masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya tanpa harus repot-repot rujuk keluar kota,” tuturnya.

Lanjutnya, Firdaus menjelaskan, RSIA Dwi Sari di bawah manajemen PT. Mega Dwi Sari, yang telah beroperasi lebih dari 20 Tahun dan berhasil menjadi pilihan penyedia layanan kesehatan ibu dan anak di Wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Sekitarnya, tutupnya. (*)