Mancha Kitchen ‘Twelve Project’ Linggau, Hadir di Bazar Merdeka TOS Dengan Berbagai Menu Andalannya

Lubuklinggau, BLLG – Untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), 12 kedai yang ada di Kota Lubuklinggau bekerja sama untuk membuat event yang diberi nama Twelve Project. Event Twelve Project ini tidak hanya untuk berjualan produk makanan, mereka juga membuat lomba untuk masyarakat Lubuklinggau yaitu foto dan vidio tik tok dengan syarat dan ketentuan yang sudah dijelaskan di akun Instagram @twelveproject dengan hadiah yang dijamin tidak akan mengecewakan.

Tim Berita Lubuklinggau berkunjung ke Taman Olahraga Silampari (TOS) untuk mewawancarai salah satu owner UMKM yang tergabung di Twelve Project, Echa, yang merupakan owner Mancha Kitchen.

Echa menerangkan bahwa Mancha Kitchen telah berdiri sejak 2017, Mancha Kitchen sendiri merupakan gabungan nama dirinya dan sang suami.

“Mancha Kitchen sudah berdiri dari Tahun 2017, awal mula brand nama Mancha Kitchen Itu dari gabungan nama suami dan saya. Nama suami saya Iman, dan saya sendiri Echa. Terus di sisi lain saya suka sekali sama matcha (green tea) dari Jepang, nah, kebetulan banget pas saya gabungin nama saya dan suami ternyata ada kesamaan dengan makanan kesukaan saya, jadi ya sudah saya buat nama Mancha dan untuk kitchen sendiri maksudnya dapur bersama,” ungkap Echa ramah.

Mancha Kitchen terbilang sukses dengan omset yang sudah menyentuh jutaan rupiah.

“Untuk omsetnya sendiri kalo tidak ada event berkisar sebesar Rp1 Juta sampai Rp1,5 Juta per hari, dan kalau ada event seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha, ataupun seperti sekarang hari kemerdekaan, bisa sampai angka Rp5 juta per hari,” jelas Echa.

Untuk menu, Mancha Kitchen menyediakan menu berkualitas dan terbaik yang dijamin akan memanjakan para pelanggan.

“Di sini kami juga menyediakan menu-menu terbaik, salah satu nya menu yang paling best seller dan menu yang pertama kali dijual di Mancha Kitchen adalah salad buah, dan yang membuat spesial di menu salad buah kami ini, kami pakai fla dan cinamon (kayu manis) dan itu yang membuat salad kita berbeda dan menarik,” sambung Echa semangat.

Tidak hanya salad buah, Mancha Kitchen juga menyediakan beberapa menu best seller lainnya seperti Bekakak Ayam Kampung, Nila Bakar Sambal Matah, Seblak Chikuwa, Bebek Madura, dan Iced Lychee Tea.

Namun, sebelum sampai pada titik ini, Mancha Kitchen juga mengalami saat-saat sulit.

“Hal tersulit yang saya jalani selama menempuh dunia kuliner yaitu mencari karyawan yang sesuai dengan kriteria, karena kami menerapkan sistem kerjanya memakai kontrak selama 1 tahun. Untuk saat ini di Mancha Kitchen sudah ada 4 karyawan dan 1 driver untuk antar pesanan karena kebetulan kami di sini menyediakan delivery, namun hanya di Grab,” ujarnya menambahkan.

Echa berharap kelak Mancha Kitchen bisa naik ke level yang lebih tinggi namun tidak tinggi hati.

“Harapan saya sendiri untuk Mancha Kitchen ini semoga bisa naik ke level yang lebih tinggi dari sekarang. Mungkin saya bakal buka restoran sendiri, atau bisa buka cabang Manca Kitchen ke kota-kota lain. Karena untuk saat ini Mancha Kitchen sudah buka cabang di beberapa kota seperti di Lampung, Bandung, dan Palembang. Untuk yang di Palembang kami masih mau launching,” pungkas Echa.

Buat masyarakat Kota Lubuklinggau yang mau icip-icip menu yang ada di Bazar Twelve Project atau mau ikutan incar hadiah lombanya bisa langsung datang ke TOS dan untuk yang mau icip-icip menu di Mancha Kitchen bisa cek di ig @manchakitchen atau bisa langsung datang ke alamat Jl. SMA 1, No.05, Kota Lubuklinggau (Sebelah Haris Air Masak) atau bisa langsung datang ke stand yang ada di TOS.

Eits, bagi masyarakat yang mager buat keluar bisa pesen lewat Grab juga ya. Yuk buruan buat kalian yang suka kulineran tunggu apalagi bisa langsung cus ke tempat.