Jaga Kekompakan Keluarga, Bimbel Kurnia Bagi Benih Sayur Pada HUT Ke-77 RI

Lubuklinggau, BLLG – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) adalah rutinitas yang tak pernah ketinggalan dilakukan oleh setiap warga negara di Republik ini. Tak terkecuali di HUT Ke-77 ini, berbagai macam cara dilakukan guna menyambut hari yang bersejarah itu. Ada perlombaan, berbagi sembako, dan lainnya.

Seperti yang dilakukan oleh Bimbingan Belajar (Bimbel) Kurnia (BiKu) Metode Cabaca, bimbel yang beralamat di Jl. Soekarno-Hatta, RT.04, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I itu, merayakan HUT Ke-77 RI dengan membagikan benih tanaman dan polybag kepada seluruh murid bimbel, Selasa (16/08/2022).

Owner BiKu, Puput Kurniasih, menjelaskan bahwa yang dilakukan tersebut guna memupuk kedisiplinan anak-anak sejak dini dan menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan yang kian krisis.

“Setiap hari anak-anak akan diberikan tugas untuk menumbuhkan tanaman dari benih dan polybag yang sudah kita bagi. Tentu anak-anak akan dituntut disiplin dalam merawat tanaman, mulai dari menyiram, memupuk, dan menyaksikan pertumbuhannya. Kami juga harapkan agar anak-anak senantiasa peduli terhadap lingkungannya yang mulai terkikis dengan menyadari bahwa tanah yang sehat diperlukan untuk menumbuhkan sayuran yang mereka makan,” jelas Puput.

Selain itu, ia berharap pembagian benih tersebut akan meningkatkan kekompakan orang tua dan anak.

“Dengan adanya pembagian benih ini kami berharap orang tua dan anak akan bekerjasama menumbuhkan benih. Sehingga ada interaksi yang intens setiap harinya. Dengan kekompakan itu semoga persentase keharmonisan orang tua dan anak akan meningkat. Anak-anak akan merdeka dari perasaan tidak diperhatikan,” sambung wanita yang bergelar sarjana sosial itu.

Puput juga menerangkan akan ada hadiah bagi yang pertumbuhan benihnya paling bagus.

“Yang pertumbuhannya paling bagus akan mendapat hadiah. Benih yang kami bagi adalah benih sayur kangkung, sawi pakchoy, dan bayam hijau. Dengan estimasi pertumbuhan sampai panen itu sekitar satu bulan,” ungkapnya semangat.

Benih dibagikan langsung kepada anak saat jadwal belajar mereka. Sehingga tidak mengganggu waktu lain. BiKu menyiapkan waktu belajar dari Pukul 10.00 WIB sampai Pukul 17.00 WIB, dari Hari Senin sampai Jum’at. Anak diberikan kebebasan untuk memilih waktu belajar dari rentang waktu tersebut.

BiKu sendiri merupakan bimbingan belajar khusus membaca, menulis, dan berhitung dengan metode Cabaca. Metode yang dikembangkan langsung oleh Umi Aulia, S.Pd dari Kota Pemalang, Jawa Tengah, dengan ciri khasnya belajar membaca tanpa mengeja.

Saat ini BiKu memiliki 90 Murid dan sudah membuka cabang BiKu 2 di Jl. Garuda, No. 687, RT. 07, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.