Hebat, Heriyanto Mewakili Kelurahan Sumber Agung Dapat Penghargaan Gubernur Sumsel

 

 

*Program Kampung Iklim Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021

 

Lubuklinggau, BLLG – Acara seremonial Launching TPS 3R Lubuklinggau berlangsung sukses dan lancar betempat di Gedung TPS 3R Dusun 4 Sumber Agung Senin 30/11/21.

 

Masalah persampahan di wilayah Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, bakal segera teratasi. Pasalnya, kini telah hadir Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse and Recycle atau TPS 3R.

 

Hal itu, seperti terlihat saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lubuklinggau, bersama Ketua Pengurus Lingkungan Bersih Teknologi (Liberteg), Heriyanto dan Lurah Sumber Agung, Seh Taslim, melaunching TPS 3R di Kelurahan Sumber Agung, Selasa (30/11/2021).

Dalam sambutannya, Lurah Sumber Agung, Seh Taslim merasa bersyukur dengan suksesnya acara launching TPS 3R untuk Kelurahan Sumber Agung tersebut. “Semoga, dengan adanya TPS 3R, bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kelurahan Sumber Agung, baik secara ekonomi untuk limbah organik dan non organik,” harap Seh Taslim.

 

Seh Taslim menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, melalui Kelurahan Sumber Agung, sangat mengapresiasi hadirnya TPS 3R di Kelurahan Sumber Agung.

 

“Alhamdulillah, juga telah menerima Piagam Penghargaan dari Gubernur Sumsel, H Herman Deru, selaku Pelaksana Program Kampung Iklim Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021 pada 30 September 2021 kemarin,” ucapnya.

 

Ia juga berharap, agar operasional TPS 3R dapat berjalan lancar, serta memotivasi warganya untuk meningkatkan taraf perekonomian. Tak lupa, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada DLH Lubuklinggau, yang telah mempercayai Kelurahan Sumber Agung, sebagai pilot project program TPS 3R, di Kota Lubuklinggau.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DLH Kota Lubuklinggau, pauzi Azhar mengatakan, launching TPS 3R itu, menjadi momentum kebangkitan bagi jajarannya untuk mengelola permasalahan persampahan.

 

“Masalah persampahan, sudah menjadi paradigma lama yang mengakar di masyarakat. Pola hidup seperti itu, harus kita rubah menjadi pola baru. Sampah pun dipilah dengan prinsip 3R, sejak dari sumbernya, seperti sampah rumah tangga dan lainnya,” beber pauzi.

 

Selain itu, pauzi mengaku mengapresiasi Hasil Karya Liberteg dibawah komando Heriyanto. “Semoga kedepannya, makin banyak yang terinspirasi, serta mampu membantu DLH Lubuklinggau untuk mengurangi masalah sampah di Kota Lubuklinggau ini,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Pengurus Liberteg, Heriyanto merasa bangga dan bersyukur dengan dilaunchingnya TPS 3R. Menurut Heriyanto, TPS 3R tersebut, merupakan salah satu program bantuan dari Pemkot Lubuklinggau.

Heriyanto menjelaskan, pembangunan TPS 3R ini, berbasis masyarakat, serta disesuaikan dengan pilihan dan kondisi lingkungan sekitar. Mulai dari menjemput sampah, pemilahan sampah, hingga pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai jual, seperti kompos.

 

Lebih lanjut disampaikannya, TPS 3R diharapkan menjadi solusi pengolahan sampah, yang selanjutnya akan dikelola masyarakat secara swadaya.

 

Ia menambahkan, kehadiran TPS 3R ini, juga bisa menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produksi sampah yang dihasilkan TPS 3R.

 

“Jika dijalankan dengan baik, selain mengatasi masalah sampah juga akan dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya. (*)