Guna Meminimalisir Resiko Gangguan Lapas Narkotika Beliti Rutin Lakukan Razia

 

Musi Rawas,Bllg-Guna mengurangi resiko adanya gangguan keamanan sedikitnya 68 unit Hanphone, kipas, kabal dan pemanas air dimusnahkan dengan cara dibakar hasil dari razia.

 

Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, melakukan apel deklarasi Zero Halinar sekaligus pemusnahan barang bukti (BB) hasil razia di kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP)

 

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Rudik Erminanto mengatakan, razia di kamar WBP atau napi sendiri merupakan bagian perintah tentang deteksi dini, dan ada tiga hal yang harus dilakukan petugas yakni memberantas narkoba, razia atau pengeledahan secara rutin dan ketiga bersinergi dengan instansi hukum lainnya.

 

“Pelaksanaan razia dilaksanakan secara

rutin dari Januari hingga Maret, meskipun sebelum terjadi insiden di Lapas Kelas I Tangerang, tapi kita sudah rutin melaksanakannya. Karena setiap Lapas harus ada laporan razianya setiap bulan. Untuk wajibnya selama satau bulan sebanyak empat kali razia,” kata Rudik, Rabu (29/9/2021).

 

Dikatakannya, razia sendiri bisa dilakukan baik secara rutin maupun secara insendentil atau apabila mendengar informasi ada narkoba atau Hp yang masuk.

 

Sehingga, dengan adanya razia tersebut, tentu diharapkan bisa mengurangi resiko adanya gangguan keamanan, maupun penggunaan media sosial bagi WB, dan bisa meminimalisir seluruh kejadian yang ada.

 

“Selain sabu dan Hp, razia juga dipusatkan untuk seluruh jaringan instalasi listrik yang ada di kamar WB. Karena meskipun sudah dilarang dan kita buat aman, tapi masih saja ada WBP yang berusaha menyambung kabel yang digunakan untuk mengecas Hp,”terangnya.

 

Dia merinci, hasil razia yang akan dimusnahkan terdiri dari Hp sebanyak 68 unit Hp, batere Hp sembilan unit, headset 18 unit, casan Hp 20 unit, kipas angin delapan unit, kabel sebanyak satu karung dan elemen atau pemanas air sebanyak enam unit.

 

Menurut ia, kedepan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti ini bisa terus bekerjasama dengan BNN, Polres dan Kodim untuk melakukan kegiatan tersebut.

 

“Diharapkan kepada WBP bisa mentaati peraturan yang ada, hal yang dilarang agar jangan dilanggar, karena akan ada akibatnya. Untuk petugas, dengan deklerasi ini mari kita berkomitmen, jangan jadi duri dalam daging. Kita susah panyah pembersihan, tapi ketika

ada oknum yang menasukan narkoba atau yang lainnya, tentu akan diproses hukum,” bebernya.

 

Sementara itu, Kapolres Mura, ABKP Efrannedy melalui Wakapolres, Kompol Ali Sadikin mengaku, bahwa kegiatan apel tersebut adalah hal yang sangat positif dan patut didukung, dengan tujuan untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan terjadi di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti sendiri.

 

“Kemudian dengan adanya razia juga kita bisa mengetahui barang-barang yang masuk, sehingga kita akan lebih aktif memberikan dan melakukan pemeriksaan setiap barang yang masuk. Mudah-mudahan dengan sering-sering razia, kedepan tidak akan terjadi penyelundupan barang-barang yang dilarang. Kita siap sinergi dalam melaksanakan kegiatan ini, karena kita sama memeberantas narkoba yang menjadi musuh bersama,”pungkasnya.(*)