Diapresiasi DPW, DPD BKPRMI Kota Lubuklinggau Periode 2022-2026 Resmi Dilantik

Lubuklinggau, BLLG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Lubuklinggau Periode 2022-2026 resmi dilantik, Selasa (30/08/2022) sekira Pukul 14.30 WIB di Gedung Serbaguna Unit Pengelola Teknis Pendidikan dan Pelatihan (UPT DIKLAT) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau.

DPD BKPRMI Kota Lubuklinggau Periode 2022-2026 dilantik setelah sebelumnya selama dua hari melakukan Latihan Manajemen Dakwah (LMD) 1 pada Senin-Selasa (29-30/08/2022). Hadir langsung untuk melantik Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ust. Firdaus. Pelantikan yang juga sekaligus menjadi acara penutupan LMD 1 BKPRMI Kota Lubuklinggau ini, juga dihadiri oleh Walikota Lubuklinggau yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ahmad Hasian Ritonga.

Ketua DPD BKPRMI Kota Lubuklinggau terpilih, Ust. Hasbi Mustofa, dalam laporannya mengungkapkan rasa bahagianya telah menyelesaikan LMD 1 untuk calon DPD BKPRMI Kota Lubuklinggau dan Ketua DPK BKPRMI Kecamatan se Lubuklinggau.

“Kami bersyukur dan sangat berbahagia kegiatan LMD kita dapat berjalan lancar. Walau belum semua pengurus dapat hadir pada LMD 1, hanya 60-an orang yang hadir dari 100 lebih pengurus baru, dengan pelantikan ini semoga kita semua dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan BKPRMI yang berbuat dan bermanfaat,” ungkap Ust. Hasbi.

Ust. Hasbi juga kembali memotivasi para pengurus baru untuk siap siaga meneruskan program-program andalan BKPRMI Sumsel maupun Kota Lubuklinggau. Ia meminta untuk menyiapkan langkah-langkah kerja nyata guna meningkatkan kebermanfaatan BKPRMI pada umat.

“Saat ini memang sudah ada program-program yang berjalan seperti mengajar Tahfidz dan tilawah yang sudah kita rutin kan seminggu dua kali dengan mentor yang mumpuni. Program seperti ini akan terus dijalankan sembari menambah inovasi program kerja kita,” ujar Ust. Hasbi dalam Sambutannya.

Tak lupa Ust. Hasbi juga mengucapkan selamat kepada tiga orang peserta LMD 1 yang mendapatkan tiga nilai tertinggi dalam post test LMD 1 BKPRMI Lubuklinggau yaitu Ust. Anton Supriadi pada peringkat pertama, Rizky Apriansyah yang juga kader Forum Irma Lubuklinggau pada posisi runner up, dan Ustadzah Hepi Gustin yang juga dalam kepengurusan baru menjabat sebagai Direktut Daerah LPPDSDM BKPRMI Lubuklinggau, bertengger pada peringkat 3.

Ketua DPW BKPRMI Sumsel, Ust. Firdaus, mengungkapkan rasa salutnya atas apa yang dilakukan oleh BKPRMI Kota Lubuklinggau.

“Kalau biasanya di daerah lain, LMD 1 ini berbayar, bisa sampai Rp280 Ribu per peserta, tapi di Kota Lubuklinggau bisa dikondisikan menjadi gratis oleh Ust. Hasbi. Luar biasa sekali, kalau mencalonkan diri ke DPW bisa menang ini Ust. Hasbi,” ujar Ust. Firdaus sedikit berkelakar disambut tepuk tangan peserta.

Ust. Firdaus juga menitipkan pesan kepada pengurus baru agar senantiasa membantu dan mentaati Ketua DPD BKPRMI Kota Lubuklinggau.

“Bantu ketua dalam keadaan suka ataupun tidak suka, turuti dan taati beliau selama masih dalam koridor ketaatan kepada Allah SWT. Bantuan kita semua selaku pengurus akan membawa arah BKPRMI Lubuklinggau lebih baik lagi,” sambungnya.

Selain itu, Ust. Firdaus juga berpesan bahwa 4 tahun ke depan BKPRMI Sumsel dan Lubuklinggau harus berorientasi pada kualitas bukan lagi kuantitas.

“Santri dan santriwati BKPRMI di Sumsel ini mencapai lebih kurang 300 ribu orang, lebih dari 31 ribu ustad-ustadzah sebagai pengajar di TPA maupun TK yang berafiliasi dengan BKPRMI, dan di Lubuklinggau ada seribu lebih ustad dan ustadzah, sudah saatnya di 4 tahun ke depan kita berada di kualitas bukan lagi kuantitas,” pesan Ust. Firdaus.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota bidangĀ  Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ahmad Hasian Ritonga, meminta para kader BKPRMI untuk serius dalam perjuangannya.

“Menarik mendengar slogan ketua tadi, berbuat bermanfaat. Banyak memang orang yang berbuat namun dia tidak bermanfaat. Saya dengar di sini banyak sekali ustad dan ustadzah yang masih muda sudah dipanggil demikian, beban sebutan itu sangat berat, sudahkah kita bermanfaat dengan gelar itu. namun saya yakin BKPRMI mampu menjadi wadah untuk menciptakan ustad/ustadzah yang berkualitas,” ujar Ritonga.

Ia juga berpesan agar BKPRMI Lubuklinggau selalu kompak dan menghindari konflik yang tidak perlu.

“Berselisih dalam organisasi itu wajar, namun jangan subjektif,” tambahnya.

Dia berharap kader BKPRMI menjadi kader yang benar-benar membela kebenaran. Karena menurutnya ada banyak anggota organisasi yang tidak berani mengingatkan pemimpin yang salah. Justru malah membiarkan bahkan cenderung mendukung perbuatan pemimpin yang salah.

“Mengingatkan pimpinan yang salah itu justru adalah tanda kita sayang kepada mereka. Jadi berpeganglah pada kebenaran itu sendiri,” tutup Ritonga sembari menutup acara LMD 1 BKPRMI Kota Lubuklinggau secara resmi.

Kegiatan pelantikan dan penutupan LMD 1 BKPRMI Kota Lubuklinggau diakhiri dengan berfoto bersama.