Desa Sitiharjo Siap Jadi Desa Percontohan Sicantik (Cinta Statistik)

 

Musi rawas, Bllg – Bertempat di kantor desa Sitiharjo Selasa( 28/9/21) menjadi sejarah penting untuk desa sitiharjo Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi rawas, karna menjadi satu-satu desa di kabupaten Musi Rawas berkesempatan menjadi desa Percontohan dan Pencanangan Program Desa cantik (Cinta Statistik).

 

Hadir dalam acara seremonial Desa Cantik (Cinta Statistik) Kadiskominfo, Kadis DPMD, Camat Tugumulyo, Koramil dan Polsek tugumulyo.

Kepala Desa Sitiharjo Wiyono ,saat di wawancarai awak media Berita Lubuklinggau mengatakan bersyukur Alhamdulilah desa Sitiharjo di berikan amanah untuk dicanangkan sebagai Desa Cantik (Cinta Statistik) kami semua perangkat desa siap memberikan yang terbaik untuk program ini.

 

Kerena tujuan Desa Cantik ini, untuk kepentingan masyarakat juga, mempermudah layanan di bidang statistik khususnya data data penerima bansos misalnya.

 

Lanjut,Wiyono Program Desa Cantik ini tertuang dalam UU No. 16 Tahun 1997 tentang statistik.

 

Program Desa Cantik ini sejalan dengan semangat satu data Indonesia yaitu mewujudkan keterpaduan perencanaan pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Melalui program Desa Cantik ini diharapkan nantinya sistem informasi desa berbasis masyarakat dapat dioptimalkan,masalah ini jelas sekali di dukung oleh presiden, kita wajib dukung hal itu”,ujar wiyono.

 

Kami pribadi senang sekali untuk Desa Cantik (Cinta statistik) bersyukur ditunjuk dan dicanangkan, baru desa Sitiharjo di tunjuk sebagai desa percontohan, dengan harapan Desa Sitiharjo menjadi contoh statistik yang berkelanjutan dan valid.

 

Untuk persiapan ini setelah pencanangan ini ,akan ada dua motorik yang membina perangkat kita yg ada disini , guna menginput data itu secara valid sehingga nantinya di peroleh data data nya ril dan valid, sehingga arah kita ke depan bisa berdampak ke pembangunan fisik dan SDM nya berdasarkan data yang ada.

 

Program desa cantik sangatlah baik dan bagus hasilnya secara ril time terkait pemutahiran data statis dengan menggunakan teknologi digitalisasi”,ungkap wiyono.

 

harapan kita bisa mendapatkan ilmu dan bisa menerapkannya di desa ini,sehingga kita tahu betul kondisi desa ini berdasarkan data statistik.

 

“Berapa orang miskin, itu secara ril, dengan kita sudah tahu data secara ril,kita bisa membagikan bantuan dengan tepat sasaran,kemudian bisa menuju ke arah pembangunan secara fisik ,nantinya benar benar tepat sasaran”.

 

 

Terakhir Wiyono mengajak Masyarakat untuk sama sama membantu mewujudkan Sitiharjo benar benar Cantik(Cinta stastik) seutuhnya, kami juga menghimbau untuk warga bisa transparan dan berbicaralah apa adanya dengan kondisi masing-masing ketika ada petugas desa yang menginput data.(Zainal)