Dari Jalan TPU hingga Gas Elpiji, Aspirasi Warga Mengalir di Reses Wawan Agus Salim

Lubuklinggau —Di tengah tingginya harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan, kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Sumber Agung berlangsung penuh antusias dan partisipatif. Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Wawan Agus Salim, SH, hadir langsung menyerap berbagai aspirasi warga yang disampaikan secara terbuka dan konstruktif. Pada Selasa (17/03/26).

Dalam forum tersebut, warga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur dasar. Akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) menjadi salah satu prioritas yang diharapkan segera mendapat perhatian, mengingat fungsinya yang vital bagi masyarakat. Selain itu, usulan pembangunan siring juga mengemuka sebagai solusi atas persoalan drainase di lingkungan setempat.

 

Tak kalah penting, isu ketersediaan gas elpiji turut mencuat dalam dialog. Warga berharap distribusi dapat lebih stabil dan merata, sekaligus menantikan kejelasan terkait program gas yang pernah disampaikan sebelumnya.

 

Di sektor penerangan, masyarakat mengusulkan penambahan tiang listrik dan lampu jalan guna meningkatkan rasa aman, terutama pada malam hari. Menindaklanjuti hal tersebut, Wawan Agus Salim langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan yang membidangi Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan.

 

Komunikasi tersebut mendapat respons cepat, di mana pihak terkait meminta agar segera dibagikan lokasi serta titik-titik yang membutuhkan pemasangan maupun perbaikan penerangan.

 

Sementara itu, kalangan pemuda menegaskan pentingnya dukungan terhadap pengembangan generasi muda. Mereka mendorong adanya perhatian terhadap anggaran kepemudaan melalui karang taruna, serta peningkatan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) guna membuka peluang keterampilan dan meningkatkan kemandirian.

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wawan Agus Salim menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD. Ia menyebut, setiap aspirasi akan dipilah berdasarkan skala prioritas agar dapat direalisasikan secara bertahap.

 

“Reses ini menjadi ruang penting untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan akan kami tindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, mencerminkan kuatnya partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi demi mendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah Sumber Agung. (*)

error: Maaf Konten Di Proteksi