Dampak PPKM Membuat Hambalayo Cafe Menurun Drastis!

LUBUKLINGGAU, Bllg – Terkait hal yang disampaikan oleh bapak Walikota H.Sn Prana Putra Sohe pada Pidato beliau kemarin, Efran Ronaldi selaku Owner Hambalayo menyetujui apa yang disampaikan Pak wali, bahwasanya setiap usaha cafe atau resto boleh buka akan tetapi menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

 

Tak bisa dipungkiri bahwa zaman pandemi ini masih ada di kota Lubuklinggau, dan pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang matang terkait PPKM ini “kita harus menghargai pemerintah dengan kebijakannya dan kita harus mentaati peraturan yang berlaku agar tidak terjadi hal yg tidak diinginkan” Ujar Efran, sabtu (17/7).

 

Efran menyampaikan bahwa sebelum PPKM ini omset masih seimbang walaupun ada penurunan yang tidak terlalu signifikan, tetapi setelah diberlakukan nya PPKM ini omset caffe sangat turun drastis bahkan sampai 80%, jadi untuk menutupi gaji karyawan pun jauh.

 

Keputusan Owner untuk hak karyawan sangat lah bijak dikarenakan masalah ini adalah masalah kita bersama, jadi Efran menyampaikan tidak mau mengambil keputusan merumahkan karyawan karena masalah ini bukan masalah individu, “Yang penting mereka mau bekerja dan semangat saya sudah senang, dan untuk masalah gaji insyaallah bisa saya tutupi dari pendapatan yang lain” Sambung Efran

 

Ditengah situasi PPKM ini, Tidak menuntup kemungkinan karyawan Hambalayo dengan inisiatif menaikan omset dengan cara menambah menu yaitu Ayam Geprek dengan sistem Delivery, dan Efran menganggap bahwa mereka mempunyai semangat dan keinginan untuk mempertahankan Hambalayo.(adj)