Damkar Lubuklinggau Kena Prank Laporan Palsu

 

 

Lubuklinggau, BLLG – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lubuklinggau kerap mendapat laporan palsu dari masyarakat yang iseng.

 

Malam ini ada orang tak bertanggung jawab memberi laporan palsu yang menyebutkan adanya peristiwa kebakaran di wilayah Perumahan Lestari Kelurahan Taba Lestari, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Jum’at malam (10/05/2022).

 

Yuda Komara Tim Damkar dan Penyelamatan Kota Lubuklinggau saat ditemui di lokasi, sangat menyayangkan adanya laporan palsu tersebut.

 

Ia menceritakan, semula laporan itu ditujukan kepada petugas Damkar Kota Lubuklinggau. Sekitar pukul 21.00 WIB ada warga menelpon langsung kekantor pusat bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah perumahan Lestari, dan langsung ditanggapi dengan meminta nomor HP nya.

 

Mendapat laporan itu, Tim Damkar langsung menerjunkan personel untuk bergegas ke lokasi. Namun saat tiba, petugas justru dibuat geram, dan sempat berputar-putar di wilayah Prumnas Lestari.

 

Tak ada satupun bangunan di lokasi yang terbakar. Dipastikan laporan tersebut merupakan kabar palsu atau hoaks.

 

” Untuk nomor yang menelpon tadi sudah kami serahkan ke pihak Polres Lubuklinggau,” kata Yuda saat dikonfirmasi di lokasi.

 

Awalnya, tak ada yang mencurigakan, Yuda menyampaikan saat menelpon orang tersebut memang dengan nada gugup dan panik, jadi menyakinkan Tim Damkar untuk segera bergegas kelokasi, karena yang namanya kebakaran tidak bisa menunggu dan harus segera. Total sudah tiga unit mobil damkar diterjunkan.

 

Yuda menyebut, ulah oknum tak bertanggung jawab ini tak hanya sekali terjadi. Sebelumnya, ia dan tim juga sering mengalami hal serupa.

 

” Kami minta kepada seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau jangan dipermainkanlah hal yang seperti ini, kami juga dituntut berja bagus kalau kami dipermainkan seperti ini. Pokoknya kita 24 jam siap menerima laporan warga,” terangnya.

 

Ia pun berharap, agar jangan ada lagi kejadian serupa. Ia meminta agar tak ada pihak yang main-main dalam memberikan laporan.

 

Sementara itu AIPDA Munir salah satu anggota Polres Lubuklinggau ditemui saat lagi berpatroli di wilayah tersebut, mengatakan sangat menyayangkan hal yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang telah memberikan informasi bohong tersebut

 

” Untuk Masyarakat Kota Lubuklinggau khususnya jangan lagi pernah mempermainkan nomor-nomor telepon darurat. Apabila ada kejadian seperti ini lagi, maka akan ditindak tegas oleh kepolisian, untuk nomor penelpon tersebut akan kami selidiki,” tegasnya. (*)