Curhatan Pengusaha Lokal Terimbas PPKM

 

Lubuklinggau, BLLG – Dampak Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan pemerintah, dirasa memberatkan sejumlah pengusaha lokal di Kota Lubuklinggau.

 

Kepada beritalubuklinggau.com, Minggu (18/7/2021), Owner Durian Abang Ais, Andi menuturkan, kebijakan PPKM, membuat usahanya menjadi kurang efektif. Meski sejatinya, Andi mengakui situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Terlebih, sambung Andi, terkait jam buka usaha sesuai aturan PPKM yang diedarkan, pengunjung hanya diperbolehkan makan di tempat sampai pukul 17.00 WIB. Sementara mulai pukul 17.00-20.00 WIB, hanya diizinkan melayani take away.

 

“Sebelum PPKM, kami buka sampai pukul 22.00 WIB. Kini, hanya sampai pukul 20.00 WIB, itupun hanya take away mulai pukul 17.00 WIB. Otomatis, omset kami sangat menurun,” ungkapnya.

 

Meski begitu, Andi menegaskan bahwa Durian Abang Ais tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat dalam melayani pelanggannya. Ia juga bersyukur, pihaknya tidak sampai merumahkan karyawan Durian Abang Ais, akibat dampak PPKM.

 

“Tapi masalah gaji dan tanggungan yang lain jadi ada sedikit pengurangan. Alhamdulillah, karyawan kami bisa memahaminya,” kata Andi.

 

Terpisah, Supervisor Resto Twins Kitchen’s Lubuklinggau, Yulin Januarsah, ikut berkomentar. Menurut Yulin, sapaan akrabnya, Twins Kitchen’s Lubuklinggau juga terdampak kebijakan PPKM.

 

“Pelanggan berkurang, omset kami juga merosot hingga 70 persen,” ujar Yulin.

Yulin berharap, pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan geliat ekonomi di Kota Lubuklinggau khususnya, bisa segera pulih. Selain itu, Yulin juga meminta agar Pemerintah Kota Lubuklinggau bisa menindaklanjuti kondisi ini.

 

“Tapi kami tetap bersemangat berinovasi dengan produk kami. Kami tetap beroperasi dan menerapkan prokes ketat,” pungkasnya. (adj/DO)