Lubuklinggau – Club Renang TBSSC (Tirta Bukit Sulap Swimming Club) Lubuklinggau kembali menunjukkan kepedulian sosialnya. Menyikapi bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu lalu, keluarga besar TBSSC melakukan aksi penggalangan bantuan hanya dalam waktu satu hari.
Meski singkat, antusiasme para atlet dan wali atlet sangat tinggi. Berbagai bantuan berupa mie instan, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pokok lainnya berhasil dikumpulkan dan langsung dikemas untuk disalurkan kepada warga terdampak.
Manager Club Renang TBSSC Lubuklinggau, Wawan Agus Salim, S.H, yang juga Anggota DPRD Kota Lubuklinggau sekaligus kader Partai NasDem, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi.
“Saya sangat mengapresiasi kepedulian para wali atlet dan keluarga besar TBSSC. Dalam waktu satu hari, kita dapat mengumpulkan bantuan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa solidaritas dan rasa kemanusiaan kita sangat kuat,” ujar Wawan.
Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan sesuai prosedur, seluruh barang bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, selaku leading sector yang menangani penyaluran bantuan bencana ke daerah terdampak.
“Kita menyerahkan bantuan ini melalui Dinas Sosial karena dinas tersebut memiliki jalur resmi dan mekanisme yang jelas dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Dengan begitu, kita memastikan seluruh bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tegasnya.
Wawan berharap aksi kemanusiaan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk ikut bergerak membantu sesama.
“Sebagai Manager TBSSC, Anggota DPRD, dan kader NasDem, saya bangga komunitas kita tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tambahnya.
Melalui kolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, TBSSC memastikan seluruh bantuan disalurkan secara resmi, tertib, dan tepat sasaran sehingga dapat dirasakan langsung oleh para korban banjir.
(*)




