Andi Wiyanda : Karang Taruna Harus Punya Pemimpin Setegar Batu Karang

 

 

LUBUKLINGGAU, BLLG – Karang Taruna (KT), merupakan lembaga yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Terutama kaum pemuda, khususnya di Kota Lubuklinggau. Sesuai dalam Permendagri No 5/2007 dan Permendagri No 18/2018.

 

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Lubuklinggau, Andi Wiyanda, kepada Berita Lubuklinggau, Sabtu (22/1/2022).

 

Sebab kata Andi (sapaan akrab Andi Wiyanda, red), menapaki perjalanan di 2022 ini, kaum pemuda seolah kebingungan menentukan posisi dan kedudukannya di tengah masyarakat.

 

“Jadi kesannya, ingin berbuat takut, tapi kalau (pemuda) diam malah dipertanyakan. Maka itu, jika diamanahkan kami siap mengemban tugas mulia ini. Agar generasi muda dapat lebih menentukan sikap, tanpa harus takut dengan intervensi,” ujar Andi.

 

Ia menyebutkan, dalam Permendagri No 5/2007 pasal 1 disebutkan bahwa, Karang Taruna adalah lembaga kemasyarakatan yang merupakan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial, yang secara fungsional dibina dan dikembangkan oleh Departemen Sosial.

 

Lebih lanjut Andi menjelaskan, bahwa saat ini, merupakan waktu yang tepat bagi KT, khususnya di Kota Lubuklinggau untuk menunjukan perannya di masyarakat.

 

“Oleh karena itu, karang taruna harus mampu menunjukan perannya dan tegas memposisikan diri. Karang Taruna harus tampil sebagai mediator dan fasilitator untuk membawa aspirasi pemuda ke pemerintah. Sekaligus menjadi mitra dan pengawas pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan,” tegasnya.

 

Karang taruna, lanjut dia, harus hadir menampakkan diri, sebagai lembaga pengembangan diri generasi muda dan jawaban atas permasalahan kesejahteraan sosial.

 

“Inilah saatnya, karang taruna harus dinahkodai oleh sosok revolusioner. Dengan begitu, karang taruna tidak hanya mengandalkan kekuatan dari financial semata. Tetapi dipimpin oleh seorang pemimpin yang visioner dengan misi yang jelas,” beber Andi. (*)