LUBUK LINGGAU, 23/10/25 – Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) melalui kegiatan Pendampingan Tim Ahli SpOG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi) dan SpA (Spesialis Anak) ke seluruh puskesmas di Kota Lubuklinggau. Kegiatan perdana dilaksanakan hari ini di BLUD Puskesmas Swasti Saba, dan akan berlanjut ke seluruh puskesmas lainnya.
Program pendampingan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, terutama melalui deteksi dini risiko kesehatan, pemberian bimbingan teknis kepada tenaga medis, serta penguatan kompetensi dokter umum dan bidan di puskesmas.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi, menjelaskan bahwa pendampingan dari dokter spesialis sangat penting untuk memastikan layanan KIA berjalan sesuai standar dan mampu memberikan penanganan yang cepat serta tepat.
“Dengan adanya pendampingan dari SpOG dan SpA, kami berharap kualitas pelayanan KIA semakin meningkat, terutama dalam deteksi dini risiko komplikasi. Langkah ini juga ditujukan untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kota Lubuklinggau,” ujarnya.
Puskesmas Swasti Saba juga telah menyediakan layanan pemeriksaan USG, dengan dokter yang sudah mendapatkan pelatihan khusus agar pemeriksaan berjalan lebih akurat dan profesional.
Dinkes Lubuklinggau mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan.
“Ayo ke puskesmas. Jangan menunda pemeriksaan kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan anak. Deteksi dini sangat penting agar risiko kegawatdaruratan bisa diantisipasi lebih cepat,” tambah Erwin.
Program pendampingan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh, menurunkan risiko stunting, serta memperkuat pelayanan dasar kesehatan di Kota Lubuklinggau. (*)




