Reses II DPRD Kota Lubuklinggau, Wawan Agus Salim Serap Aspirasi Warga Taba Baru

Lubuklinggau – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Wawan Agus Salim, SH, kembali turun ke lapangan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dalam agenda Reses II tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuklinggau Utara, ini berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Reses tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa Taba Baru, hingga para ketua RT dari RT 01, 02, 03, 04, dan 08. Selain itu, warga dari beberapa daerah lain di dapil II, seperti Marga Bakti 1, 2, 3, Petanang, dan Wonosari, juga turut hadir. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menyampaikan masukan dan keluhan kepada wakil rakyat mereka.

Dalam sesi dialog, Pak Saring, perwakilan RT 03, mengangkat isu krusial mengenai ketersediaan air bersih yang dinilai masih menjadi masalah utama di wilayah Taba Baru. Menurutnya, warga sering kesulitan mendapatkan pasokan air yang layak, terutama di musim kemarau. Selain itu, ia menyampaikan keluhan terkait keterbatasan gas elpiji bersubsidi.
“Di Taba Baru ini hanya ada satu pangkalan gas. Jumlahnya jelas tidak mencukupi, apalagi untuk melayani sekitar 500 kepala keluarga. Stok tabung yang ada hanya sekitar 150 buah, itu pun sering habis sebelum semua warga kebagian,” ungkapnya.

Pak Saring juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan kain kafan yang telah diberikan oleh Wawan untuk kelurahan mereka.
“Bantuan kain kafan ini sangat bermanfaat, kami sangat terbantu. Semoga kebaikan ini dibalas Allah SWT,” tambahnya.

Selain itu, warga juga mengapresiasi adanya hiburan untuk anak-anak mushola yang diberikan dalam kegiatan reses kali ini, yang dinilai dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk lebih aktif di lingkungan keagamaan.

Respons Wawan Agus Salim: Komitmen Perjuangkan Aspirasi
Menjawab keluhan warga, Wawan Agus Salim menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di dapilnya.
“Masalah air bersih akan kita bawa dan perjuangkan di Musrenbang tingkat kelurahan. Ini menjadi catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Terkait gas elpiji, Wawan menjelaskan bahwa persoalan keterbatasan pangkalan memang sudah lama terjadi di Taba Baru.
“Secara hitung-hitungan, memang hanya satu pangkalan untuk 500 KK itu kurang. InsyaAllah, kita akan upayakan penambahan pangkalan. Beri waktu sampai akhir 2025, mudah-mudahan sudah bisa terwujud,” katanya.

Wawan juga mengungkapkan bahwa program bantuan kain kafan yang ia gulirkan sudah berjalan di tiga kelurahan dan akan terus dilanjutkan. Sementara itu, untuk hiburan anak-anak mushola, ia langsung merealisasikannya pada hari itu juga.

Aspirasi lain datang dari ibu-ibu yang diwakili Juwita, yang menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
“Kami minta perhatian untuk jalan yang rusak, mohon segera diperbaiki dan diaspal. Jalan setapak menuju sungai juga tidak layak digunakan, dan banyak lampu jalan yang mati sehingga mengganggu aktivitas warga di malam hari,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wawan menyampaikan langkah cepat yang akan dilakukan.
“Besok kita turun cek ke lokasi. Kalau kerusakannya hanya sedikit, kita akan coba perbaiki secara mandiri, misalnya dengan menutup lubang jalan menggunakan semen. Tapi kalau kondisinya parah, kita ajukan usulan resmi agar dapat diperbaiki melalui anggaran,” jelasnya.

Untuk persoalan lampu jalan, Wawan menambahkan bahwa perbaikan sudah masuk dalam agenda reses sebelumnya dan akan terus dipantau realisasinya.
“Lampu jalan sudah menjadi catatan kita di reses pertama, dan akan kita dorong terus agar bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi, tetapi juga ajang silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituennya. Wawan Agus Salim menekankan pentingnya mendengar langsung suara warga agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Reses adalah kewajiban kami untuk turun ke masyarakat. Aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan semaksimal mungkin. Kami berharap warga terus terbuka menyampaikan keluhan dan usulan,” katanya.

Dengan beragam aspirasi yang berhasil dihimpun, Wawan berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan pembangunan yang merata di Kota Lubuklinggau, khususnya di Kecamatan Lubuklinggau Utara.

**

error: Maaf Konten Di Proteksi