Tingkatkan Kapasitas Petugas dan Kemampuan Deteksi Dini, Lapas Lubuklinggau Ikuti Konstek Pemasyarakatan

 

 

Palembang, BLLG – Mengusung tema Pembentukan Tugas Pokok dan Fungsi UIP dan Penginputan SDP Fitur Keamanan pada Jajaran UPT Pemasyarakatan di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan menyelenggarakan Konsultasi Teknis Pemasyarakatan Tahun 2022 Bidang Keamanan, Kesehatan, Rehabilitasi, dan Pengelolaan Basan Baran Lapas Kelas IIA Lubuklinggau dalam hal ini menugaskan Kasubsi Portatib Abi Suhada dan satu staf Kesatuan Pengamanan Lapas H.Rosyid, Rabu (09/03/22).

 

Kegiatan yang diikuti operator SDP (Sistem Database Pemasyarakatan) dan UIP (Unit Intelijen Pemasyarakatan) di seluruh satker pemasyarakatan yang berperan penting dalam deteksi dini gangguan kamtib ini dibuka langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Dadi Mulyadi dan diselenggarakan di Ballroom hotel Arya Duta Palembang.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan keamanan penginputan data SDP secara online serta meningkatkan kemampuan petugas pemasyarakatan agar lebih menguasai teknologi informasi.

 

Lebih lanjut, guna mengingat maraknya permasalahan di UPT Pemasyarakatan seperti praktik ilegal melibatkan oknum petugas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan sebagian masyarakat, ditambah lemahnya regulasi, sarana/prasarana, kualitas/kuantitas petugas, serta pengawasan menjadi potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban karena itu dibutuhkan kemampuan UIP untuk mendapatkan informasi terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat berguna dalam pengambilan kebijakan pimpinan.

 

Kegiatan yang juga turut dihadir Kepala UPT se-kota Palembang ini direncanakan diselenggarakan selama 2 (dua) hari ini, menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. Diharapkan pula agar langkah-langkah strategis yang disampaikan pemateri dapat diimplementasikan dalam bentuk nyata secara efektif dan efisien.(*)